Selasa, 31 Agustus 2010

Tips Jaga Stamina


5474safety-tanda-kantuk-adib-1.jpgSelamat berpuasa buat brothers! Pastinya waktu membaca artikel ini, brother sedang berpuasa, Alhamdulillah. Ingat! Perubahan metabolisme selama puasa juga bisa membuat pola tubuh berubah pula.

Di samping itu juga, perubahan pola jam tidur selama bulan Ramadhan bisa juga mempengaruhi kondisi pengendara pada siang hari. MIsalnya, bangun pada duinihari untuk sahur. Karena itu, pada jam-jam tertentu rasa kantuk berat datang. Jika tidak dalam kondisi berkendara, tentu tidak masalah. Repotnya, jika harus keluar kantor atau ada keperluan yang mengharuskan berkendara.

Menurut Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, jam biologis menentukan kapan saat beraktivitas dan kapan harus beristirahat. Ketika kita beraktivitas di saat seharusnya beristirahat, jam biologis secara otomatis akan mendatangkan kantuk.

Ketika kantuk menyerang, segala fungsi yang diperlukan untuk mengendara akan menurun drastis. Brother mulai menguap untuk menarik lebih banyak oksigen ke otak, dan mata pun mulai terasa pedih dan berair. Ini adalah tanda awal kantuk yang paling mudah dikenali.

Ada beberapa tanda kantuk yang patut diketahui seperti kehilangan konsentrasi, sering mengerjapkan mata atau mata terasa berat. Berulang kali menguap dan mengusap mata, lantas sulit menjaga kepala dalam posisi tegak. “Tanda yang juga bisa dilihat yakni kendaraan melenceng dari jalur, dan melanggar marka jalan,” jelas dokter tugas di Mitra Kemayoran Hospital.

Dari data kecelakaan yang ada, kantuk merupakan penyebab kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Itu karena banyak pengendara tidak tahu kapan harus beristirahat, termasuk mengidentifikasi kantuk yang memang bisa membahayakan jiwa.

Ada beberapa ciri seseorang jadi berisiko terserang kantuk. Yakni, kurang tidur, menderita insomnia atau mengkonsumsi obat yang bisa memang bakal mengundang kantuk.

Tidak ada komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com